Berita‎ > ‎

Bidik Acara Arisan dan Pengajian, Geliatkan Bank Sampah

diposting pada tanggal 9 Feb 2016 03.05 oleh Shinta Ratna Dewi   [ diperbarui 22 Feb 2016 20.37 oleh Info Hijau Lestari ]

Elis Solihat di gudang Bank Sampah Hijau Lestari
BANDUNG (21/10/2015) - Elis Solihat (42) gigih mendirikan bank sampah di Kota Bandung. Perjuangannya selama ini didukung penuh keluarga, sahabat dan koleganya. Inspirasi mendirikan bank sampah diperoleh Elis sewaktu bertandang ke Depok pada 2013.

"Studi bandingnya ke Depok. Kami cari tahu soal mengelola bank sampah. Setelah itu, pulang ke Bandung," ujar alumnus Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran (Unpad) ini.

Masih di tahun yang sama, Elis lalu membuka bank sampah di lingkungan rumahnya, kawasan Cisitu, RW 10, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong. Tempat itu dikelola Riski Aditya. Sahabat Elis lainnya pun melakukan gerakan serupa. Tetangga satu RW diajak gabung menjadi nasabah. Begitulah cikal bakal bank sampah dinaungi LSM Hijau Lestari.

Elis dan kawan-kawan melebarkan sayap. Mereka membidik kalangan ibu rumah tangga sebagai segmen utama guna menggeliatkan bank sampah. Tujuan akhirnya tentu saja membuat keberadaan bank sampah bisa menjamur.

"Kita masuk ke acara majelis taklim dan arisan untuk mensosialisasikan soal bank sampah. Ternyata responsnya bagus. Banyak yang meminta untuk menduplikasi sistem bank sampah ini," ujar Elis.

Tim Hijau Lestari semakin gencar melakukan pelatihan dan pembinaan bank sampah kepada warga. Pembina LSM Hijau Lestari, Kurnia Hayati, ikut andil besar mengembangkan bank sampah.

"Bu Kurnia yang telah sabar membimbing dan memotivasi saya dan pengurus agar terus bisa bertahan dalam mengelola bank sampah induk," ucap Elis.

Bank sampah berfungsi mengumpulkan sampah yang sudah dipilah dari warga atau penyetor selaku nasabah. Setiap nasabah mendapatkan buku tabungan. Ya, sistemnya seperti perbankan. Nantinya, nasabah bisa menabung sampah asal rumah tangga ke 'kantor' bank sampah yang berada di sekitar tempat tinggalnya. Pihak bank sampah tugasnya menerima, menimbang dan menghargai nominal sampah, lalu mencatat harga sampah yang disetor ke dalam buku tabungan milik nasabah.

Comments