Berita

Halaman ini berisi kutipan-kutipan berita mengenai Hijau Lestari.

Indonesia CSR Exhibition (ICE) 2017

diposting pada tanggal 23 Agt 2017 07.27 oleh Info Hijau Lestari   [ diperbarui 26 Feb 2018 22.26 oleh Shinta Ratna Dewi ]


Acara yang diadakan oleh Warta Ekonomi Group dan didukung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia ini digelar pada Jumat- Minggu, 18-20 Agustus 2017 di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta. Pembukaan exhibition oleh Fadel Muhammad. Indonesia CSR Exhibition (ICE) 2017 digelar dalam rangka meningkatkan image, meningkatkan awareness CSR, dan media sharing perusahaan-perusahaan yang melakukan praktik CSR di Indonesia. 

Di ajang yang mengusung tema Menuju CSR yang berkelanjutan ini terdapat beberapa rangkaian acara seperti pameran, seminar, workshop, talkshow, hiburan dan lomba. Peserta kegiatan ini terdiri dari perusahaan pelaku CSR baik PMA, perusahaan terbuka, BUMN-BUMD, swasta, perusahaan operator CSR, serta perusahaan binaan CSR. Acara ini dihadiri oleh para CEO, president director, BOD’s, corporate secretary, marketing communication executives, pegawai negeri, pegawai BUMN-BUMD, karyawan swasta, mahasiswa, pelajar, jurnalis, dan masyarakat luas. 

Bank Sampah Induk Hijau Lestari Kota Bandung sebagai mitra penerima dana CSR turut meramaikan acara dengan mengisi stan PT PLN (persero), mengusung program "Bayar Listrik dengan Sampah" cukup menyedot perhatian pengunjung, tambah semarak saat dikunjungi menteri Tenaga Kerja dan Menteri BUMN ke stan PT PLN (persero) guna melihat demo aplikasi bayar listrik dengan tabungan sampah.

Sarasehan dan Apresiasi Inovasi Energi Jawa Barat 2016

diposting pada tanggal 17 Des 2016 20.11 oleh Info Hijau Lestari   [ diperbarui 26 Feb 2018 21.44 oleh Shinta Ratna Dewi ]

Di penghujung tahun 2016, tepatnya Rabu 14 Desember 2016 bertempat di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang Kota Bandung, Dinas ESDM Jabar menggelar kegiatan Gebyar Energi tahun 2016.

Kegiatan Gebyar Energi 2016, menurut Kadis ESDM Jabar, Eddi Nasution merupakan apresiasi dari Pemprov. Jabar kepada para pihak yang saat ini sudah berpartisipasi memajukan program pengembangan energi.

Di acara Gebyar Energi Jabar 2016 ini, LSM Hijau Lestari ikut berpartisipasi sebagai narasumber dalam acara sarasehan serta ikut mengisi booth Pameran.


Lokasi Bank Sampah Induk Pindah per Tanggal 16 September 2016

diposting pada tanggal 1 Sep 2016 18.09 oleh Info Hijau Lestari   [ diperbarui 26 Feb 2018 22.00 oleh Shinta Ratna Dewi ]




Berbagi Pengalaman Pengelolaan Bank Sampah dalam Acara BPLHD Jawa Barat

diposting pada tanggal 1 Sep 2016 16.21 oleh Info Hijau Lestari   [ diperbarui 26 Feb 2018 21.05 oleh Shinta Ratna Dewi ]

Untuk kesekian kalinya, Hijau Lestari menjadi narasumber dalam berbagai pelatihan pengelolaan Bank sampah. Kali ini, Rabu 24 Agustus 2016 bertempat di Hotel Savoy Homman Bandung, diadakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas dalam rangka mengelola Bank Sampah.
 
Elis dari Bank Sampah Induk Hijau Lestari Kota Bandung memaparkan tentang peluang dan ancaman dalam mengelola bank sampah. Saat itu juga dijelaskan perihal tahap demi tahap cara merintis bank sampah.

Dengan pengalaman mengelola bank sampah selama 3 tahun lebih dengan 100 unit bank sampah di Kota Bandung, Elis menjelaskan kendala-kendala dan juga cara untuk bisa bertahan, sampai akhirnya saat ini bisa mengelola sampah anorganik sebanyak 1 ton/hari dengan beberapa kunci sukses yang bisa di terapkan.

Para peserta pelatihan sangat antusias menyimak materi yang disampaikan, terbukti banyak pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan. Intinya, dalam pengelolaan bank sampah harus berkolaborasi dengan berbagai pihak. Seperti yang telah dilakukan oleh Hijau Lestari yang telah berkolaborasi dengan BPLH Kota Bandung, PLN Distribusi Jawa Barat, juga dengan Bank BJB.

Semarak Hari Kemerdekaan Kampanye Bank Sampah ala Unit RW 10 Cicadas

diposting pada tanggal 31 Agt 2016 19.10 oleh Info Hijau Lestari   [ diperbarui 26 Feb 2018 20.53 oleh Shinta Ratna Dewi ]






Jalan Sehat komunitas bank Sampah Hijau Lestari

diposting pada tanggal 28 Jul 2016 14.05 oleh Info Hijau Lestari   [ diperbarui 26 Feb 2018 20.32 oleh Shinta Ratna Dewi ]


Wakil Walikota Bandung, Oded M Danial membuka gerak jalan bersama yang di ikuti oleh Kimia Farma, LSM Hijau Lestari, yang mengelola ratusan Bank Sampah dikota Bandung saat Car Free Day di Jalan Ir H Juanda, Dago, Minggu (7/6). Gerak jalan juga dilakukan dalam rangka merayakan hari lingkungan hidup sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni 2015.
 
Selain itu juga, gerak jalan ini digelar untuk memperkenalkan Komunitas Bank Sampah Bandung sebagai sebuah gerakan yang digagas oleh para ibu rumah tangga yang dimotori juga oleh LSM Hijau Lestari. Gerakan ini tentunya juga sebagai upaya untuk menanggulangi sampah yang berada di tingkat RW.

LSM Hijau Lestari sendiri merupakan salah satu binaan dari Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bandung. Menanggapi hal itu, Oded mengatakan akan mensupport Hijau Lestari ini dengan komunitas bank sampahnya. Karena menurutya, untuk menggerakan masyarakat agar peduli lingkungan itu butuh proses, dan diharapkan Hijau Lestari dapat menyadarkan peduli lingkungan kepada masyarakat.

“Ini artinya hijau lestari sudah memberikan kontribusi untuk bangsa ini, bagaimana mereka berkiprah dalam penanganan sampah. Yang namanya menggerakan masyarakat untuk peduli lingkungan itu butuh proses,” ujarnya di CFD Dago.

Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kota Bandung sangat memberikan dukungan penuh terhadap gerakan bank sampah ini. 
Dengan salah satunya mengadakan pembinaan hampir di atas 200 lebih titik Bank Sampah.

“Bahkan saya juga kerjasama dengan Bank Jabar untuk memberikan support apa yang dibutuhkan mereka seperti mobil kendaraan pengangkut sampah dan alhamdulillah kita sudah berikan kepada mereka,”ungkapnya.

Oded juga menuturkan, jika 200 titik bank sampah dari binaan hijau lestari ini telah memiliki potensi ekonomi yang luar biasa. Potensi ekonomi itu berbentuk tabungan yang nantinya digunakan sebagai salah satunya untuk mengelola sampah.

“Ekonomi mereka cukup meningkat dengan adanya bank sampah ini dan mereka sudah memiliki bank sampah di satu RW itu hampir di atas 20 sampai 30 juta tabungan dananya,”imbuhnya.

Dengan adanya komunitas peduli lingkungan hidup ini, Oded mengharapkan agar semua aspek yang sangat peduli lingkungan dapat berkolaborasi untuk menciptakan Bandung yang lebih sehat.

“Mari kita bersama berkolaborasi mulai dari Pemkot, hijau lestari, dan kelompok peduli lingkungan lainnya untuk bersama membersihkan Bandung dan menciptakan lingkungan sehat di Bandung,”tandasnya.

Bank Sampah Hijau Lestari Unit RW 5 Cikawao

diposting pada tanggal 17 Jul 2016 02.01 oleh Info Hijau Lestari   [ diperbarui 26 Feb 2018 21.15 oleh Shinta Ratna Dewi ]

Kegiatan Bank Sampah Hijau Lestari Unit RW 8 Turangga

diposting pada tanggal 17 Jul 2016 01.59 oleh Info Hijau Lestari   [ diperbarui 26 Feb 2018 20.39 oleh Shinta Ratna Dewi ]



Kunjungan Tokoh dari Bandar Lampung

diposting pada tanggal 13 Mar 2016 21.41 oleh Info Hijau Lestari   [ diperbarui13 Mar 2016 21.55 ]

Bandung (12/03/2016) - Hari Sabtu lalu, Hijau Lestari mendapat kunjungan studi banding yang pesertanya berasal dari Kota Bandar Lampung. Rombongan terdiri dari kurang lebih 24 orang tokoh dari beragam latar belakang aktivitas. Salah satunya adalah AoC (Agents of Change), Mitra Bentala, bank sampah 3 kelurahan di kota Bandar Lampung, serta kunjungan dari Mercy Corps Indonesia sebagai salah satu mitra dari program ketahanan iklim yang bekerja sama dengan bank sampah di Kota Bandar Lampung.

Acara dimulai dengan peninjauan langsung para tamu ke unit Bank Sampah RW 10 Sekeloa untuk menyaksikan proses penimbangan plus pengangkutan langsung dari unit tersebut ke Bank Sampah Induk Hijau Lestari. Ketua RW 10 Sekeloa ikut hadir menyambut para tamu serta membuka acara kunjungan di unit tersebut. Setelah itu, para tamu berjalan kaki ke Bank Sampah Induk Hijau Lestari yang terletak tak jauh dari lokasi unit. Sesampai di bank sampah induk, para tamu disuguhi welcome drink plus camilan khas Bandung. 

Jelang siang hari acara dilanjutkan di Saung Hijau Lestari, diawali dengan perkenalan dari perwakilan para tamu. Selanjutnya sesi presentasi Hijau Lestari oleh Ibu Roosphira Miswari, baru kemudian materi langsung oleh Direktur Bank Sampah Hijau Lestari, Ibu Elis SolihatTak lupa, perwakilan PT USSI yaitu Bapak Lupantui juga menjelaskan mengenai sistem online Bank Sampah. Terlihat, para tamu antusias dalam melontarkan pertanyaan-pertanyaan terkait manajemen, rekam jejak, serta suka duka Bank Sampah Hijau Lestari selama ini.

Tidak terasa, acara perdana studi banding paket HL Ecotour yang yang berlangsung mulai pukul 11.00 hingga 15.00 WIB pun berjalan lancar dan sukses. Sebelum pulang peserta studi banding pun berbelanja oleh-oleh di HL Ecomart.

HL Ecotour 12 Maret 2016: Kunjungan dari Kota Bandar Lampung
HL Ecotour 12 Maret 2016: Kunjungan dari Kota Bandar Lampung

Bandung Dukung Indonesia Bersih Sampah 2020

diposting pada tanggal 10 Mar 2016 16.18 oleh Info Hijau Lestari   [ diperbarui10 Mar 2016 16.19 ]


Indonesia Bersih Sampah 2020
Bandung (05/03/2016) - Tiap tahunnya, masing-masing kota di dunia setidaknya menghasilkan sampah hingga 1,3 miliar ton. Diperkirakan oleh Bank Dunia, pada tahun 2025, jumlah ini bertambah hingga 2,2 miliar ton.

Permasalahan sampah merupakan hal yang sudah tak bisa dianggap enteng. Menurut Riset Greeneration, organisasi nonpemerintah yang telah 10 tahun mengikuti isu sampah, satu orang di Indonesia rata-rata menghasilkan 700 kantong plastik per tahun. Di alam, kantong plastik yang tak terurai menjadi ancaman kehidupan dan ekosistem.

Sampah bisa menimbulkan bencana, seperti yang terjadi dalam tragedi longsornya sampah di Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat, pada 21 Februari 2005 silam. Tragedi ini memicu dicanangkannya Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diperingati tepat di tanggal insiden itu terjadi.

Berkenaan dengan Puncak peringatan HPSN 2016 yang diperingati pada tanggal 21 Februari 2016 ini Wakil Walikota Bandung Oded M Danial didampingi oleh Kepala Badan Pemeliharaan Lingkungan Hidup Hikmat Ginanjar menghadiri acara peringatan tersebut yang digelar pada tanggal 5 Maret 2016 di Celebes Convention Cetre Kota Makassar (05/03/2016).

Hadir dalam acara tersebut Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Menteri Dalam Negeri Cahyo Kumolo,  Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya,  Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah P dan Menteri Agraria dan Tata ruang Ferry Mursyidan Baldan ,serta 23 Kepala Daerah Kota / Kabupaten di Seluruh Indonesia yang akan menandatangani Komitmen Bersama Sosialisasi dan Uji Coba Penerapan Kantong Plastik Tidak Gratis.

Membuka acara Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya memaparkan bahwa di Indonesia per Desember 2014 telah terbentuk 2900 Bank Sampah yang tersebar di Seluruh Indonesia dantahun 2015 telah bertamvanh menjadi 3900 Bank Sampah.

"Bank Sampah ini selain membantu menanggulangi jumlah produksi sampah juga dapat membantu perekonomian masyarakat di Indonesia" paparnya.

Lebih lanjut Siti Nurbaya menambahkan bahwa Indonesia berada dalam peringkat kedua dunia sebagai penyumbang sampah pelastik ke laut. Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa kita tengah menghadapi kondisi “Darurat Sampah” yang harus diselesaikan bersama dalam bentuk kolaborasi.

“Mari kita ber-AKSI untuk terus peduli akan kebersihan lingkungan kita, sehingga timbul kesadaran bersama yang massal dan tetap menjaganya. Dari Aceh untuk Indonesia kita bisa membuktikan bahwa kita siap untuk gerakan Indonesia Bebas Sampah 2020” tegasnya.

Sementara itu Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan dirinya sangat berduka dengan kejadian yang menjadi titik awal peringatan Hari Peduli Sampah Nasional ini.

“Kita memperingati Hari Peduli Sampah sebenarnya yang kita peringati adalah kesedihan, karena mengenang musibah yang terjadi di Bandung” kata JK.

Menurut JK, peningkatan produksi sampah tidak terlepas dari peningkatan daya beli dan konsumsi masyarakat. Sayangnya, banyak masyarakat yang mengabaikan masalah sampah.

“Kalau semua cara makan seperti rumah Padang, bayar yang hanya dimakan, dan tidak dijual kembali, pasti tidak banyak sampah. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama bukan hanya dibebankan kepada pemerintah” tutur JK.

JK meminta semua masyarakat bisa menjalankan gaya hidup bersih. Sebab pemerintah tidak mungkin bisa menyelesaikan seluruh masalah persampahan ini.

“Siapa yang buang sampah dia bersihkan. Siapa yang buang sampah depan rumah dia harus bersihkan” tegasnya.

Diwaktu yang sama ditemui setelah acara, Wakil Walikota Bandung Oded M Danial mengatakan Pemerintah Kota Bandung telah memberlakukan Perda Kota Bandung 17/2012 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik yang Tidak Ramah Lingkungan.

" Sudah dari Februari 2016 kami memberlakukan kebijakan ini dan Alhamdulillah sangat diapresiasi oleh Masyarakat dan pemilik Toko-toko dan supermarket," tegasnya.

Oded juga menambahkan berkenaan dengan Bank Sampah Kota Bandung sudah ada yang mendirikan dari tahun 2014.

"Iya, sudah ada sejak tahun 2014 dan dengan adanya komitmen-komitmen yang mendukung hal ini mungkin akan lebih banyak lagi bank sampah di Kota Bandung" pungkasnya.

Mengakhiri acara, Wakil Walikota Bandung Oded M Danial ikut menandatangani Komitmen Bersama Sosialisasi dan Uji Coba Penerapan Kantong Plastik Tidak Gratis bersama 22 Kepala Daerah Kota Kabupaten yang telah melaksanakan Uji coba tersebut.

1-10 of 26